Syekh Muhammad Abdussamad (Datu Sanggul) Versi Kitab Teberubut | Kabar Santri

0 Comment

Syekh Muhammad Abdussamad atau Ahmad Sirajul atau DATU SANGGUL demikian masyarakat menyebutnya, adalah seorang ulama dan tokoh masyarakat, khususnya di wilayah Tatakan, Tapin Selatan, Tapin yang menulis KITAB BARENCONG.

DATU SANGGUL hidup sekitar abad ke-18 M, satu zaman dengan Maulana Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari. (Martapura - Kalimantan Selatan).

Ada beberapa versi asal usul DATU SANGGUL, versi pertama dari Palembang, versi kedua dari Aceh dan versi ketiga dari Hadramaut, kemudian Beliau melanglang buana ke berbagai penjuru untuk menuntut ilmu, hingga akhirnya tiba di Tatakan dan berguru dengan Datu Suban seorang ulama besar yang ada di Tatakan, Tapin Selatan, Tapin juga, hingga akhir hayatnya dan makamnya terus diziarahi oleh masyarakat.

Salah satu Syair DATU SANGGUL yang terkenal adalah;

“Jangan susah mencari bilah. Bilah ada di rapun buluh. Jangan susah mencari Allah. Allah ada di batang tubuh”

(Datu Sanggul)

Loading...

Post a Comment Disqus

 
Top