KH Maimoen Zubair: Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari adalah Sang Anak Emas Zaman | Kabar Santri

0 Comment

Syaikhul Islam KH Maimun Zubair bercerita  KH Maimoen Zubair: Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari adalah Sang Anak Emas Zaman

Syaikhul Islam KH Maimun Zubair bercerita : Jika kita telusuri sejarahnya, diantara pondok pesantren di Indonesia ini ada saling kait-mengait. Dari situ kita bisa mengetahui bahwa Alloh itu ternyata mempunyai mahluq "ZAMAN". Jadi yang dimaksud dari maqolah " الإنسان ابناء الزمان " adalah, Alloh itu menciptakan "ZAMAN" bagi orang yang baik-baik. Dan kebaikan "ZAMAN" ini harus diketahui oleh kita.

Pada zaman Mbah Hasyim Asy'ari, orang gak bakalan bisa menjadi kyai besar tanpa adanya Mbah Hasyim Asy'ari. Satu contoh di daerah Lasem, disana itu Kyainya besar-besar, ada Kyai Masduki, Mbah Kyai Kholil, Mbah Kyai Ma'shum, Mbah Kyai Baidhowi malah lebih alim.

Dari empat Kyai itu yang paling erat hubungannya dengan Kyai Hasyim Asy'ari adalah Mbah Kyai Ma'shum. Maka tidak heran jika beliau santrinya paling banyak. Tidak ada dalam sejarahnya, pondok pesantren yang diasuh Mbah Kyai Baidhowi Lasem itu santrinya banyak, paling pool hanya خمسين (50), dikarenakan hal itu memang sudah wayahe (waktunya), itu menurut saya, jelas Syikhul Islam Nusntara ini lebih lanjut.

Jadi waktu itu yang menjadi "ابناء الزمان "nya adalah Mbah Kyai Hasyim Asy'ari. Pondok yang ada di Sarang juga begitu, seumpama Mbah saya (KH Ahmad bin Syuaib) tidak ngaji ke Mbah Hasyim Asy'ari, yah habis pondok Sarang. Begitu juga pondok Lirboyo, jika Mbah Manab tidak mondok ke Tebuireng yah habis santrinya.

Pengasuh pondok Ploso, pondok Rejoso Peterongan, pondok Buntet Cirebon juga mengaji pada Mbah Kyai Hasyim Asy'ari. Lha sekarang Abna' az-Zaman itu berada dimana?? Wallohu A'lam, saya sendiri tidak tahu, kata Syaikhul Islam menutup ceritanya.

Boleh jadi memang, pada zaman Hadhrotussyaikh Hasyim Asyari ada Ulama ataupun Kyai yang lebih alim atupun lebih besar dan banyak keramatnya dibanding Hadhrotussyaikh, akan tetapi hampir semua mata dan telinga Masyarakat maupun Ulama pada masa itu selalu tertuju pada dawuh, sikap,kebijakan, dan apa saja yang dilakukan Hadhrotussyaikh, karena beliaulah "SANG ANAK EMAS ZAMAN" dimasanya. Wallohu A'lam.

(Sumber: Buku PESANTREN LIRBOYO)
-----
Dikutip dari FB Ustadz AN Ang-hab

Loading...

Post a Comment Disqus

 
Top