Media Informasi dan inspirasi santri indonesia

Syair Dan Do’A Abu Nawas

ABU NAWAS - Untuk pertama kalinya saya terhanyut dikala melagukan syair badung Abu nawas, syair yang dilantunkan dengan syahdu memintak ampunan terhadap segala dosa yang bertabur menyerupai butir pasir, sungguh efeknya menjalar dalam setiap urat hatiku. Aku jiwai dengan sepenuh hati setiap bait – baitnya.


Berikut syairnya yang menggetarkan hati siapa saja yang membacanya, insyaAllah :

Ilahi lastu lilfirdausi ahla
Walaa aqwa ‘ala naaril jahiimi
Fahabli taubataan wagfir dzunubi
Fainaka ghafirudz dzanbil azhimi
Dzunubi mitslu a’daadir rimali
Fahabli taubata ya dzal jalaali
Wa ‘umri naqishu fi kulli yaumi
Wa dzanbi zaaidun kaifa –htimali

Ilahi ‘abdukal ‘aashi ataak
Muqirran bi dzunubi wa qa da’aaka
Fain taghfir fa anta lidzaka ahlun
Wain tadrud faman narju siwaaka

Artinya
Wahai tuhanku…aku sesungguhnya tak layak masuk syurgamu Tapi..aku juga tak mampu menahan amuk nerakamu
Karena itu mohon terimalah taubatku ampunkan dosaku
Sesungguhnya engkaulah maha pengampun dosa-dosa besar

Dosa – dosaku bagaikan bilangan butir pasir
Maka berilah ampunan oh..tuhan ku yang maha agung
Setiap hari umurku terus berkurang
Sedangkan dosaku terus menggunung
Bagaimana saya menanggungkanya

Wahai tuhan, hambamu yang pendosa ini
Dating bersimpuh ke hadapanmu
Mengakui segala dosaku
Mengadu dan memohon kepadamu

Kalau engkau ampuni itu karena
Engkau sajalah yang dapat mengampuni
Tapi jikalau engkau tolak, kepada siapa lagi kami memohon
Ampun selain kepada engkau

Setiap bait saya lantunkan dengan sepenuh hati, mohon ampun kepada Tuhan dan mohon ampun kepada ibuku, dadaku rasanya luruh dan plong. Rasanya pengaduanku didengar olehNya. Pengaduan pendosa yang tak ada daerah lain untuk mengadu selain kepadanya.

Silahkan berkomentar sesuai judul. komentar mengandung link aktif/non aktif tidak akan muncul.
EmoticonEmoticon