Masjid Sheikh Zayed Bin Sultan Al Nahyan

Masjid Sheikh Zayed Bin Sultan Al Nahyan

Dubai telah dikenal selama beberapa waktu sebagai kota besar yang penuh dengan gedung pencakar langit yang mengagumkan menyaingi gedung pencakar langit yang paling memukau di dunia.

Masjid Sheikh Zayed Bin Sultan Al Nahyan Masjid Sheikh Zayed Bin Sultan Al Nahyan

Masjid Agung yang populer disini berjulukan Masjid Sheikh Zayed Bin Sultan Al Nahyan, sebuah bangunan megah berkubah 82 dibangun di Abu Dhabi oleh ayah dari UEA sendiri, dan kubah utama masjid dibuka pada tahun 2007.

Masjid ini berdiameter 32,8 meter dengan ketinggian 85 meter, sehingga menjadikannya salah satu yang terbesar di dunia. Ruang sholat utama memegang dua rekor dunia, satu untuk menampilkan karpet buatan tangan terbesar di dunia dan yang lainnya untuk mempunyai lampu terbesar di dunia.

Bangunan mesjid sendiri terbagi dari beberapa bagian, menyerupai bab utama (main prayer hall) berkapasitas 7.000 jemaah, Sahan yang bisa menampung sekitar 20.000 jemaah, dan beberapa prayer hall lain yang bisa menampung antara 1.000 – 2.000 jemaah. Hiasan-hiasan pada dinding dan pilar mesjid umumnya terinspirasi dari desain khas Mughal (tumbuh-tumbuhan), sementara desain langit-langit dan bab dalam kubah umumnya bernuansa Moorish yang simetris.

Ruangan-ruangan mesjid juga dilengkapi dengan sistem pencahayaan fibre optic modern yang menunjukkan nuansa yang berubah-ubah seiring siklus perjalanan bulan yang berlangsung selama 28 hari dan merupakan landasan perhitungan kalender Islam Hijriah.

Salah satu desain dinding mesjid yang menarik nampak di bab Open Prayer Hall, di mana motif tumbuh-tumbuhan bersulur yang menghiasi sisi-sisi ruangan dibuat dari ribuan mosaik kerikil semi mulia yang disambung-sambungkan satu-per-satu dengan apiknya dengan kesan timbul yang menciptakan motif tersebut tampak lebih hidup.

Sheikh Zayed meninggal pada tahun 2004 dan makam nya di halaman masjid. Lihatlah gambar di atas, dan katakan bab mana yang tidak mengagumkan dari masjid ini?

ARTIKEL MENARIK LAINYA:

Buka Komentar
close