Tak Ada Alasan Bagi Kita Untuk Tidak Menghormati Orang Tua

Tak Ada Alasan Bagi Kita Untuk Tidak Menghormati Orang Tua

Kalau kita mau sedikit mengingat bagaimana menderitanya seorang ibudalam kehamilan dan dalam proses persalinan, niscaya tangan beliau akan segera kita ambil, untuk segera kita cium.

Ketika kita teringat masa kecil yang bandel dan nakal. Bertingkah selalu menyebalkan orang tua kita, terutama ibu kita, susah disuruh, susah dimintai tolong dan susah di ajak beribadah. Terutama kalau sedang main. Kalau lagi datang ngambeknya, semua perabotan yang terjangkau di obrak abrik. Tanpa perasaan bersalah.

Sifat jelek yang kita dulu anggap wajar terbawa sampai kita dewasa. ketika kita sudah menikah dan menyaksikan sendiri pernderitaan istri kita saat hamil dan melahirkan. Kini kita tahu betapa seorang anak manusia itu betul betul harus menghormati dan menyayangi. Terutama Ibu.

Dalam Hadist pun menyebutkan betapa mulianya seorang ibu,

عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ جَاهِمَةَ السَّلَمِيِّ أَنَّ جَاهِمَةَ جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ، وَقَدْ جِئْتُ أَسْتَشِيْرُكَ. فَقَالَ: هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ؟ قَالَ: نَعَمْ. قَالَ: فَالْزَمْهَا، فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا


Dari Mu’wiyah bin Jahimah as-Salami bahwasanya Jahimah pernah datang menemui Nabi saw lalu berkata: Wahai Rasulullah, aku ingin pergi jihad, dan sungguh aku datang kepadamu untuk meminta pendapatmu. Beliau berkata: “Apakah engkau masih mempunyai ibu?” Ia menjawab: Ya, masih. Beliau bersabda: “Hendaklah engkau tetap berbakti kepadanya, karena sesungguhnya surga itu di bawah kedua kakinya.”

(Syaikh al-Albani berkomentar: “Diriwayatkan oleh an-Nasa`i, jilid 2, hlm. 54, dan yang lainnya seperti ath-Thabrani jilid 1, hlm. 225, no. 2. Sanadnya Hasan insyaAllah. Dan telah dishahihkan oleh al-Hakim, jilid 4, hlm. 151, dan disetujui oleh adz-Dzahabi dan juga oleh al-Mundziri, jilid 3, hlm. 214.” (as-Silsilah adh-Dha’ifah wa al-Maudhu’ah, pada penjelasan hadits no. 593)[3])

Ibu,,, andai waktu bisa di putar kembali, ingin rasanya kami menjadi anak yang hormat dan sayang kepada ibu.
Tulis Komentar
Press Enter to Search