Media Informasi dan inspirasi santri indonesia

Syeikh Ahmad ibn 'Ujayl, Ulama Sufi yang Mampu Menaklukkan Jin

Syeik Ahmad dikenal sebagi ulama sufi yang memiliki banyak karomah. Antara lain mampu menaklukkan jin.

Pada suatu hari Syeik Ahmad duduk mengajar di hadapan muridnya. Lalu tiba tiba masuk seorang pemuda yang mengadu tentang anggota keluarganya yang dirasuki jin. Pemuda itu meminta tolong kepada Syeikh Ahmad untuk mengobati saudaranya itu.

"Baiklah, aku akan menolongnya" kata Syeikh Ahmad.

Kemudian pergilah mereka berdua kepada orang yang kerasukan jin itu. Setelah sampai rumah yang di tuju, Syeikh Ahmad langsung mendatangi orang yang kesurupan itu. Syeikh Ahmad lantas membacakan sebuah ayat Alquran diatas wajah orang tersebut. ayat tersebut artinya "Adakah Allah mengizinkan yang demikian bagimu atau kamu berdusta kepada Allah," (Qs Yunus: 59)

Dengan kuasa Allah SWT, Syeikh ahmad dapat menolang orang tersebut sehingga pulih seperti sedia kala. Namaun setelah beberapa lama , penyakitnya datang lagi. Maka dicarilah Syeikh Ahmad sekali lagi. Namun yang didapati Syeikh Ahmad telah meninggal dunia.

Karomah Syeikh Ahmad

Melihat keadaan demikian, datang seorang pemuda dan berkata, "Saya tahu apa yang dibacakan Syeikh Ahmad itu dan apakah saya boleh membacakan ayat tersebut dan beusaha mengobatinya,".

Setelah mendapatkan izin dari keluarga yang kerasukan jin itu, maka dia pun membacakanya, jin itu tetap tidak mau meninggalkan orang yang kerasukan itu. Dicoba dibacakan lagi dengan ayat yang sama, namun hasilnya nihil juga.

Orang orang yang ada di tempat itu lantas baru menyadari  karomah yang dimiliki  oleh Syeikh Ahmad, buktinya ayat yang dibacakan itu sama, tetapi lisan yang membacakan itu berlainan.

Syeikh Ahmad dikenal sebagai orang yang saleh dan rajin ibadah. Sejak kecil ia menekuni ilmu agama. Ada suatu kisah yang menggambarkan kesalehanya. Yakni saat Syeikh Ahmad masih kecil, ia dan beberapa teman belajarnya di beri oleh gurunya masing masing seekor burung kecil. Lantas guru itu menyuruh semua muridnya menyembelih burung itu dimana saja, asalkan siapapun tidak mengetahuinya.

Anak Saleh

Tiap tiap murid tersebut kemudian mencari tempat yang tidak dilihat oleh siapapun. Ada yang pergi kedalam gya, ada yang di tengah hutan dan sebagainya. Setelah menemukan tempat, mereka menyembelih burung itu.

"Tuan guru telah memberikan kepadaku satu syarat yang berat" kata Syeikh Ahmad..
"mengapa demikian?" tanya sang furu untuk mengetesnya..
"Tuan guru telah menyuruh saya menyembelih burung itu di tempat yang tidak dilihat siapapun, tetapi tempat itu tidak ada. Dimana saya pergi, saya dapati Allah SWT melihat saya," jelas Syeikh Ahmad..

Begitulah sosok kesalehan Syeikh Ahmad yang sudah terlihat saat ia masih kecil...

0 komentar: