Media Informasi dan inspirasi santri indonesia

Istiqomah Dzikir dan Baiat Dua Mursyid

Agar kita bisa istiqomah dalam berzikir, kita perlu mengenal hal hal yang menghambat istiqomah dan hal hal yang mendorong serta memotivasi untuk istiqomah dalam berzikir.

Hal hal yang menghambat istiqomah antara lain:

1. Lebih senang menuruti hawa nafsu sehari hari sehingga seseorang berat untuk ibadah. Bahkan motivasi berzikirnya adalah zikir nafsu, yaitu berzikir bukan Lillahi Ta'ala, menuju dan menghadap Allah, tetapi menghadap dunia dan nafsunya.

2. Lebih suka meremehkan rutinitas dan konsistensi istiqomah, menggampangkan dan menganggap tidak penting konsistensi atau istiqomah zikir itu sendiri.

3. Merasa bersandar dan mengandalkan amaliah zikir sehingga ia cepat puas, merasa sudah sempurna zikirnya. Ketika berzikir Al-Madzkur (yang dizikiri Allah).

4. Lebih senang dengan Fadhilah zikir,hikmah zikir, dibanding amaliah zikirnya.

5. Tidak pernah tegas terhadap diri sendiri, tetapi lebih senang tegas terhadap orang lain, lalu ia merasa lebih baik dibanding orang lain, kejelekan orang lain tampak , tetapi kejelekan diri sendiri di sembunyokan. Ini akan membuat orang tidak istiqomah

6. ketika berzikir disertai nafsu tergesa gesa, ingin cepat selesai, dan puas kalau sudah selesai.

7. Lebih suka mencari fenomena ruhani dibalik zikir dibanding tujuan zikir itu sendiri.

8. Bangga dengan istiqomahnya akan menghambat istiqomah itu sendiri.

Faktor Yang mendorong Untuk Istiqomah

1. Istoqomah lebih utama bibanding seribu karomah

2. Carilah istiqomah dan jangan mencari karomah

3. Istiqomah itu adalah hak hamba, dan karomah itu haknya Allah swt.  Allah menilai Istiqomah seseorang bukan karomahnya.

4. Motivasi zikir adalah bertemu Allah, sowan dan hadir dalam ridha-Nya di hadapan-Nya.

5. Tidak ada alasan seseorang untuk berhenti mengingat Allah, walau sekejap pun. Karena Allah Swt meliputi segalanya termasuk seluruh lahir dan batin kita.

6. Allah tidak menyukai orang yang tidak istiqomah, walau amalnya banyak.

7. Didalam istiqomah itu ada Cinta-Nya. Tanda orang yang diberi anugerah adalah keistiqomahanya.

Mengenai baiat pada dua Mursyid, para ahli tarekat mengibaratkan dengan kondisi berada dalam satu kapal dengan dua nahkoda, pasti terjadi kekacauan. Tetapi seseorang bisa meraih dua tarekat atau lebih dari Mursyid yang sama, dengan izinya.

0 komentar: