Media Informasi dan inspirasi santri indonesia

10 Nasehat Menggunakan Media Sosial

Di era moderen dan serba canggih ini banyak orang yang memanfaatkan media sosial untuk keperluan segala macam.  Tapi ada juga yang memanfaatkan untuk hal yang negatif. Maka dari itu mari kita gunakan media sosial untuk hal hal yang positif.
Berikut 10 nasehat untu para pengguna media sosial.
1. Ikhlash
Jadikanlah media ini sebagai sarana untuk meraih ridha Allah Ta'ala, bukan untuk mendapatkan pujian dari manusia, ajang ujub, takabbur, maksiat, dan lain sebagainya.
    
2.Tabayyun
Periksalah terlebih dahulu kebenaran informasi yang ingin Anda sampaikan, jangan tergesa-gesa, karena berhati-hati dalam menyampaikan informasi merupakan akhlak mulia seorang mukmin.

3. Jangan Berdusta
Ketika Anda hendak mengirim artikel, video, dll, dengan niat agar saudaramu terhibur dengannya itu hal yang sangat baik, namun tinggalkanlah jika hal tersebut harus dibangun di atas kedustaan.

4. Timbang Maslahat dan Mafsadahnya
Jika yang ingin Anda sampaikan ada sisi baik dan ada sisi buruknya, sebaiknya tidak dulu disebarkan, karena mencegah sisi buruk lebih didahulukan dari mendapatkan sisi baiknya.

5. Gunakan Bahasa Yang Baik
Wahai saudaraku, bahasa yang baik itu gratis, gak perlu beli, mengapa kita masih merasa berat menggunakannya ??!

6Hindari Perkara Yang Tidak Ada Manfaatnya
Ini merupakan tanda baiknya keislaman seseorang.

7Aturlah Waktu Yang Baik Dalam Memberikan Nasihat
Ingatlah teladan kita adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan beliau sangat memperhatikan masalah ini.

9. Jangan Lalai
Jangan sampai media ini membuat Anda lalai dari dzikir kepada Allah, membaca Al-Qur'an, shalat berjama'ah, dan amalan ta'at lainnya.

9. Luruskanlah Kekeliruan Saudaramu Dengan Cara Yang Bijak

10. Amalkanlah
Marilah kita berupaya mengamalkan nasihat yang kita kirim kepada orang lain, karena pandai mengolah kata tanpa disertai amal menjadi salah satu sebab datangnya murka Allah Ta'ala.
Wallahu a'lam, semoga bermanfaat.

Ustadz Muhammad Sulhan Jauhari,

0 komentar: