Hukum Lelaki Memakai Cincin Emas

Hukum Lelaki Memakai Cincin Emas

Islam tidak mensyariatkan cincin kawin dalam pernikahan. Yang ada hanyalah mahar, yaitu sejumlah harta yang diberikan kepada pihak mempelai wanita sebagai tanda menghalalkan hubungan mereka. Mahar itu tidak harus berebentuk cincin kawin.


Sebagian kalangan mengatakan bahwa cincin kawin berasal dari budaya barat yang secara hykum berbeda dengan syariat islam. Meskipun tidak terbuat dari emas, tetap tidak dianjurkan mempraktikanya.

Emas bukanlah barang haram. Yang haram adalah jika lelaki mengenakanya. Ada banyak hadist yang mengharamkan laki laki memakai emas, sutera
Ali ra berkata, “Aku melihat Rasulullah mengambil sutera di selah kiri dan emas sebelah kanan seraya bersabda, “sesungguhnya dua benda ini haram bagi laki laki umatku”

Hadist lain yang mendukung diharamkanya emas buat laki laki. Dari Abu Musa Al-Asy’ari bahwa Rasulullah bersabda, “Diharamkan memakai sutera  dan emas bagi laki laki diantara umatku  dan dibolehkan bagi wanitanya.”

Sudah banyak ulama dari berbagai negara baik, Mesir, Saudi, Maroko, Yaman, Yordania atau negara lain. Berikut salah satu fatwa yang disampaikan oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin  Baz.

Baca juga: Cahaya di Balik Kelahiran Rasulullah
Baca juga: Ketidakjelasan Arti kebenaran

FATWA ULAMA
Syaikh Abdul aziz bin Abdullah bib Baz ditanya : Bagaimana hukum perhiasan emas dalam segala bentuknya. Dalam hal ini ada keyakinan bahwa jika cincin tunangan dimana cincin itu terbuat dari emas dicopot, niscaya pernikahan akan batal..???

Jawab Syaikh Abdul Aziz; emas adalah perhiasan yang tidak diperbolehkan bagi kaum laki laki mukmin dan jika memakainya termasuk perbuatan munkar bagi mereka, baik emas yang dipakai itu berupa cincin, jam tangan atau kalung, karena sabda rasulullah yang berkenan dengan larangan tentang pemakaian bagi kaum laki laki mukmin itu bersifat umum, dimana Rasulullah bersabda;
“Emas dan sutera dihalalkan bagi kaum wanita dari kalangan umat kami, dan diharamkan bagi kaum laki lakinya”

Rasulullah telah melarang kaum laki laki memakai cincin emas, dari Ibnu Abbas ra; “Bahwa ketika Nabi melihat seorang laki laki memakai cincin emas ditanganya, maka beliau memintanua supaya mencopot cincinya, kemudian  melemparkan ketanah, seraya bersabda “salah seorang dari kalian sengaja mengambil bara api neraka dan meletakkan di tanganya.”

Adapun cincin tunangan yang terbuat dari emas, maka keberadaanya sama dengan cincin emas lainya dan tidak ada bedanya, serta seorang laki laki yang memakainya wajib mencopotnya, dan mencopotnya tidak ada pengaruhnyaterhadap suatu pernikahan. Barang siapa meyakini bahwa hal itu akan mempengaruhi suatu perkawinan, maka ia telah keliru.

Selain itu memakai cincin tunangan termasuk hal yang baru dalam masalah agama dan tidak memiliki dasar hukum, sehingga wajib bagi kaum muslimin meninggalkanya, atau paling tidak hukumnya makruh, seraya saya memohon kepada Allah bagi segenap kaum muslimin, semoga Allah memberi petunjuk dan pengampunan dari segala penyimpangan yang bertentangan dengan syara yang suci.

Source: Al-Fatawa a-Syar'iyyah fi al Masa'il al-ashriyyah min Fatawa Ulama al-Balad al-Haram

Baca juga: