MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW

MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW

Riwayat imam Bukhari, Hadist melalui Qatadah, Anas bin Malik dan dari Malik bin Sha'sha ra. Sesngguhnya Nabi saw bercerita kepada sahabatnya ketika beliau di Isra' kan di malam hari,
Rasulullah bersabda ; "Saat itu aku berada di Hijr...." . Pernah juga beliau  Bersabda; "Di Hijr aku berbaring, tiba tiba Ada seseorang datang padaku (malaikat)...". Sungguh aku mendengar beliau Saw bersabda; "Orang itu membelah antara ini dan ini..".

 Dikatakan kepada Al Jarud : "Sampai pada dua sisi mana yang beliau maksudkan!" Jarud menjawab: "Mulai dari lekukan atas dadanya sampai rambutnya.."
  Rasulullah bersabda : "Ia mengeluarkan hatiku, dibawakan ember emas yang penuh keimanan. Hatiku di cuci, diisi dan dikembalikan ketempat semula. Dan dibawakan padaku seekor bighol yang lebih besar dari keledai, warnanya putih."


  Al Jarud berkata kepada Annas ra : "Buroq, hai Abu Hamzah". Annas ra bersabda : "Ya. Ia mampu melangkahkan kaki ke tempat yang jauh sesuai penglihatannya. Aku dinaikkan ke atasnya dan Jibril membawaku berangkat, sampailah pada langit kedua, ia mengetuk."
"Siapa!" katanya. Jibril menjawab : "Jibril." Berkata lagi, "Siapa orang yang bersamamu!"
"Muhammad." Jawab Jibril.
"Selamat datang, dan sebaik-baik kedatangan adalah kedatangan dia."
Kami bukakan pintu. Sesampai di sana aku melihat Nabi Yahya dan Nabi Isa as. Dua-duanya putri bibi, dan kata Jibril ; "Ini adalaj Yahya dan Isa as."
Lantas Jibril dan aku memberi salam buat mereka, mereka menjawab ; "Selamat datang saudaraku yang shaleh dan nabi yang shaleh." Lalu Jibril membawa naik ke langit ke tiga dan dia mengetuk. "Dikatakan ; "Ini siapa!" Kata Jibril : "Jibril." Dikatakan ; "Siapa orang yang bersamamu!"
Katanya : "Muhammad." Dia bertanya :"Apakah dia sudah di utus." Jawab Jibril : "Ya." Katanya : "Selamat datang, sebaik-baik kedatangan adalah kedatangannya. "Kemudian pintu dibukakan, sesampai di sana aku melihat Yusuf. Kata Jibril ; Ini Yusuf." bDia memberi salam kepada Yusuf, akupun demikian. Dia menjawab, "Selamat datang saudaraku yang shaleh dan Nabi yang shaleh."
Kemudian Jibril membawaku naik ke langit keempat ia mengetuknya. Ada yang berkata ; "Ini siapa!" Katanya ; "Jibril." Dia bertanya ; "Siapa orang yang bersamamu!" Jawab Jibril ; "Muhammad!" Katanya ; "Apakah dia sudah diutus!" Jawab Jibril : "Ya." Katanya, "Selamat datang, sebaik-baik kedatangan adalah kedatangannya." Kemudian pintu dibukakan, sesampai disana aku melihat Idris. Kata Jibril ; "Ini adalah Idris." Dia memberi salam demikian juga aku. Ia menjawab, "Selamat datang saudaraku yang shaleh dan Nabi yang shaleh."
Kemudian dia membawaku naik ke langit kelima, ia mengetuk pintu. Ada yang berkata, "Ini siapa!" Katanya : "JibriL", Dia bertanya ; "Siapa orang yang bersamamu!" Jawab Jibril, "Muhammad!". Katanya, "Apakah dia sudah diutus!" Kata Jibril ; "Ya." Katanya ; "Selamat datang, dan sebaik-baiknya kedatangan adalah kedatangannya." Sesampai disana (langit kelima) aku melihat Harun. Kata Jibril, "Ini Harun." Dia memberi salam, demikian juga aku, diapun menjawab, "Selamat datang saudaraku yang shaleh dan Nabi yang shaleh."
Lalu dia membawaku naik lagi kelangit keenam. Dia mengetuk pintu, dan ada yang berkata, "Ini siapa." Kata Jibril, "Jibril." Katanya, "Siapa yang bersamamu!" Jawab Jibril, "Muhammad". Katanya (penjaga langit), "Apakah dia sudah diutus!" Jawab Jibril"Ya." Katamya ; "Selamat datn\ang dan sebaik-baik kedatangan adalah kedatangannya." Sesampai disana (langit ke-6) aku melihat Nabi Musa. Kata Jibril, "Ini Musa." Jibril memberi salam, demikian juga kau. Dia menjawab : "Selamat datang saudaraku yang shaleh dan Nabi yang shaleh."
Akupun berlalu darinya, namun dia menagis. Bertanya ; "Apa yang pemuda (Muhammad) diutus sesudahku, dan umatnya lebih banyak masuk surga dibanding umatku."
Lalu Jibril membawaku kelangit ke-7, Jibril mengetuk pintu dan dikatakan, "Ini siapa!" Katanya, "Jibri." Dia bertanya ; "Siapa yang bersamamu!" Jibril menjawab, "Muhammad." Katanya, "Apakah dia sudah diutus!" Jawabnya, "Ya." Katanya, "Selamat datang, dan sebaik-baiknya kedatangan adalah kedatangannya." Sesampai disana (langit ke-7) aku melihat Ibrahim. Kata Jibril, "Dia Ibrahim, bapakmu." Jibril memberi salam kepadanya, demikian juga aku, ia menjawab ; "Selamat datang anak yang shaleh dan Nabi yang shaleh."
Setelah itu aku diangkat naik ke Sidratul Muntahaa. Disana buahnya seperti gentong negri Hajar (bagian daerah Yaman) dan daunyya seperti daun telinga gajah. Kata Jibril ; "Ini Sidratul Muntahaa." Tiba-tiba disana ada dua sungai dhahir dan dua buah sungai batin. Aku bertanya, "Ini apa, hai Jibril!" Katanya : "Dua buah sungai batin adalah dua buah surga, dan dua buah sunga dhahir, dia sungai Nil dan Furat."
 Kemudian aku dibukakan "Baitul Makmur" tiap harinya ada70.000 ,alaikat memasukinya. Lantas dia datang padaku dan memberi nampan berisi khamer, satu lagi berisi susu dan lainya berisi madu. dan aku memilih susu. Kata Jibril: "semua ini adalah kesucian, dimana engkau dan umatmu berada di atasnya.
 (proses gradual masih banyak, dan ringkasanya).;
"Aku diwajibkan dengan 50 kali shalat wajib tiap harinya, Akupun pulang, dan melewati Nabi Musa. Katanya : "Apa yang diperintahkan padamu" Rasulullah Bersabda:"Aku diperintahkan menjalankan shalat wajib 50 kali setiap hari."
  Kata Musa : "Sesungguhnya umatmu tidak sanggup menjalankan shalat 50 kali tiap hari. Sungguh, demi Allah! Aku sudah mencobakan pada manusia sebelum kamu, dan sungguh aku sama dengan menganiaya mereka. Maka kembalilah kepada Tuhanmu dan mintalah keringanan demi umatmu."
  Akupun kembali, Dan aku diberi keringanan Shalat hanya 10 kali. Aku kembali melewati Musa , dan Musa, tetap berkata seperti tadi. (Proses dikurangi sepuluh-sepuluh), akupun kembali lagi dan hanya diperintah shalat 5 kali dalam sehari. Akupun kembali ke Musa, Musa berkata ; "Apa yang diperintahkan kepadamu" Kataku ; "aku diperintah shalat 5 kali dalam sehari" Kata Musa; "Sesungguhnya umatmu tidak akan akan mampu menjalankan shalat 5 kali dalam sehari, sungguh aku telah mencobakan kepada manusia sebelum kamu, yakni mengatur Bani Israil dengan amat serius, maka kembalilah pada Tuhanmu dan mintalah keringanan untuk umatmu. 
 Rasulullah bersabda; "AKU sudah Ridlo menerima.............."
 Sabda Rasul ; "setelah aku pergi, ada yang emanggilku: "AKU telah memberikan Kefarduan-KU dan meringankan hamba-hamba-KU"
Tulis Komentar
Press Enter to Search