Doa Zikir wanita yang sedang haid

Doa Zikir wanita yang sedang haid

Berdasarkan beberapa hadist Rasulullah, wanita yang sedang haid Tetap boleh beribadah, salah satunya berzikir dan berdoa.

Ummu ‘Athiyyah ra, ia berkata: Dulu kami di suruh keluar di hari lebaran, sehingga kami mengeluarkan wanita wanita perawan dari ketertutupanya, dan wanita yang sedang haid, mereka mengambil tempat di bagian belakang kaum pria ikut membaca takbir dan mengharapkan keberkahan dan kesucian di hari itu” (HR Bukhari dan Muslim).

Untuk itulah Syaikh Kamil Muhammad ‘Uwaidah menjelaskan bahwa amalan yang boleh dilakukan saat haid salah satunya adalah berzikir , bertasbih, bertahmid dan membaca basmalah sebelum makan dan minum.

Selain berzikir, ternyata ada ibadah lain yang masih boleh dilakukan bagi muslimah yang sedang haid.


·    Mencukur rambut dan memotong kuku


·    Pergi ke pasar


·    Pergi mendengarkan ceramah agama dan belajar memahami islam, apabila hal tersebut tidak dilakukan di masjid.


·    Membaca hadist, fiqih, doa, mengucapkan ‘amin.


·    Membaca berbagai macam sebelum tidur.


·    Mendengarkan bacaan Alquran


Tapi memang wanita yang sedang haid harus tahu ibadah apa saja yang tidak di perbolehkan.

·    Sholat. Aisyah ra meriwayatkan bahwa Fatimah binti Abi Hubaisy pernah mendapat istihadah, maka Rasulullah Saw bersabda kepadanya” Darah haid itu berwarna hitam dan dikenali. Bila yang keluar seperti itu, janganlah Sholat. Bila sudah selesai, maka berwudlulah dan lakukan sholat”.


·    Berwudu atau mandi besar (junub). Maksudnya belum selesai tapi sudah mandi besar tentu tidak boleh.  Tetapi mandi biasa dalam arti membersihkan diri dari kotoran dengan menggunakan sabun, shampo dan lainya tanpa berniat bersuci dari hadas besar tentu saja boleh.


·    Berpuasa. Dari Abi said Al qudri ra berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda “Bukankah wanita yang sedang haid dia tidah boleh Sholat dan berpuasa”


·    Tawaf. Dari Aisyah ra berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda” Bila kamu mendapat haid, lakukan semua praktik ibadah haji kecuali bertawaf di keliling Ka’bah hingga kamu suci”


·    Menyentuh Mushaf dan membawanya. Jumhur ulam sepakat bahwa orang yang berhadas besar termasuk juga orang yang haid dilarang menyentuh Mushaf Alquran. Tapi masih boleh berdoa/zikir yang lafadznya diambil dari ayat Alquran secara tidak langsung.


·    Masuk ke masjid.


·    Bersetubuh.


Dikutip dari KH. Imam Chambali. Pengasuh ponpes Al Jihad Surabaya
Tulis Komentar
Press Enter to Search