Media Informasi dan inspirasi santri indonesia

Love Is Blind

''CINTA itu buta'' Itulah yang sering kita dengar dari kawula muda. Benarkah demikian? Karena cinta lalu menjadi "buta", atau karena buta tentang cinta lalu menjadi cinta?
Cinta menjadi suatu hal uang di cari.

cinta buta
Ada misteri apakah di dalam cinta sehingga orang gandrung untuk menemukanya. Apakah cinta lebih mahal darimutiara sehingga banyak orang berkorban untuk mencarinya.
Apakah itu makanan yang tidak mengenyangkanyang pesona cita rasanya membuat kita ketagihan.
Makhluk apakah sebenarnya cinta itu?.

Mungkinkah sederetan pertanyaan yang tidak pernah ditemukan jawabanya itu dikatakan ''buta'', atau cinta itu seperti yang dikatakan oleh Imam Syafi'i di dalam Buku Diwanu Asy-syafi'i, " Mata bila sudah berbalut cinta, kejelekan pun menjadi sirna" dan" bila mata telah berselimut benci, kejelekan akan nampak di semua sisi"

Inikah cinta/ yang tidak memandang jelek dan buruk, kaya dan miskin. rasanya bukan ini yang di asumsikan oleh kawula muda, Sebab mereka bilang "Cinta itu indah" Jalan buntu lagi yang kita temui.

Apak yang buta dari kalimat "Love is blind" apakah maytanya atau cintanya? atau mungkin malah kedua duanya, maka tidak heran bila kemudian mengemuka istilah "cinta itu buta" sebagai akibat pelegalitasan kawula muda untuk berbuat "ini"itu" Cinta buta bagaikan karcis yang berlabel Halal.

Jika kemudian kenyataan dan kejadianya, bukankah faktanya menjadi terbalik, suatu yang haram menjadi halal, pembolehan yang di buat sendiri. Sedangkan hal yang baru yang benar benar di perbolehkan adalah , Idza dalla daliluhu;  bila telah ada dalil yang telah menyatakanya, yaitu sumber hukum, baik yang merupakan ketentuan Allah atau yang di sepakati bersama sebagai hukum legalitas.

Berkaitan dengan kata Halal untuk berbuat ini dan itu yang di pahami dari salah pemahaman atau justifikasi Cinta buta, baru benar halal oleh pandangan siapapun  bila kawula muda  telah dapat meramu hakikat dan syari'at , bukan cinta semata lalu menjadi halal.

Hakikat dalam hal iini adalah kenyataan cinta antara dua orang lelaki dan perempuan yang akan dibahas artinyalebih lanjut kemudian,Syari'at adalah akreditasi agama Islam tentang jalinan cinta yang di sahkan dalam pernikahan di hadapan penghulu dan keluarga.

Dengan demikian istilah Love is blind bukanlah seperti yang selama ini di praktikkan remaja-remaja saat ini. Istilah cita buta itu timbul karena "cinta" pada hakikatnya  "sesuatu yang suci dan abadi" Karena tinggnya nilai kesucian dan keabadiansering kali orang tak dapat menggapainya, sekalipun di cari dua insan yang berbeda. Hal tersebut memang mustahil sebab kesucian yang tinggi (mutlak) hanyalah milik Allah. begitu pula dengan keabadianya hanya Allah yang kekal selamanya.

Jika saja hakikat cinta itu telah benar benar di dapat oleh manusia, dengan sendirinya ia tidak lagi butuh bercinta, apalagi hilang. sebab, " orang kenyang tidak perlu lagi makan, orang yang telah bertemu Tuhanya tidak perlu lagi Sholat"demikian menurut Kiai Kanjeng.

Cinta abadi hanyalah khazanah Tuhan yang tak pernah putus dan sirna, apalagi hilang. jika Sekali waktu  kita rasakan keberadaanya dan kita artikan cinta , itu adalah bagian dari percikan dari cahaya-Nya sebenarnya, Karena kebutaan kita untuk mengetahui  cinta dan juga keaagungan dan kesucian cinta yang teramat tinggi sehingga manusia tidak dapat menggapainya, inilah sebenarnya ungkapan dai "cinta itu buta"
Allahu 'alam